Tema:
TAUHID
Tauhid ???,
Sebenarnya apa sih tauhid tersebut, banyak para ulama, ustadz, kyai, dll. Yang ceramahnya tidak lepas dari tauhid itu sendiri. Di media ini kami (PC.IRM) mencoba untuk memberikan sekedar INFORMASI yang kami ketahui tentang tauhid tersebut……..
Tauhid à Tauhid adalah Pegangan pokok dan sangat meentukan bagi kehidupan manusia , karena tauhid menjadi landasan bagi setiap amal yang dilakukannya. Hanya amal yang dilandasi dengan tauhidlah --menurut tuntunan Islam-- yang akan menghantarkan manusia kepada kehidupan yang baik dan kebahagiaan yang hakiki di alam Akhirat nanti.
Allah SWT berfirman dalam surat An-Nahl ayat 97
“Barang siapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”
Berdasarkan pada pentingnya peranan Tauhid dalam kehidupan manusia, maka wajib bagi setiap muslim untuk mempelajarinya.
Tauhid bukan sekedar mengenal dan mengerti bahwa Pencipta alam semesta ini Allah; bukan sekedar mengetahui bukti-bukti rasional tentang kebenaran Wujud (keberadaan) -Nya dan Wahdaniyah (keesaan)-Nya; dan bukan pula sekedar mengenal Asma’ dan Shifat-Nya.
Iblis mempercayai bahwa Tuhannya adalah Allah; bahkan mengakui ke-Esaan dan ke-Mahakuasaan Allah dengan permintaannya kepada Allah melalui Asma’ dan Shifat-Nya. Kaum Jahiliyah Kuno yang dihadapi Rasulullah SAW juga menyakini bahwa Tuhan Pencipta, Pengatur, Pemelihara dana Penguasa alam semesta ini adalah Allah SWT.
( Lihat Al-Qur’an; Q:S; 38:82; 31:25; 23:84-89).
Namun, kepercayaan dan keyakinan mereka itu belumlah menjadikan mereka sebagai makhluk yang berpredikat MUSLIM, yang beriman kepada Allah SWT. Dari sini lalu timbul pertanyaan; “ Apakah Hakikat Tauhid itu?”
Tauhid ialah Pemurnian ibadah kepada Allah, yaitu: menghambakan diri hanya kepada Allah secara murni dan konsekuen, dengan menaati segala perintah-Nya san menjauhi segala larangan-Nya dengan penuh rasa rendah diri, cinta, harap dan takut kepada-Nya.
Untuk inilah manusia itu diciptakan Allah. Dan sesungguhnya, misi para Rasul adalah untuk menyempurnakan Tauhid dalam perngertian tersebut, mulai dari rasul pertama hingga rasul terakhit, Nabi Muhammad SAW. ( Lihat Al-Qur’an: 16:36; 21:25;7:59,65 Dll).
Allah berfirman:
“Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia melaikan supaya mereka beribadah kepadaKu.” ( QS, Adz-Dzariyat: 56)
“ Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun (berbuat Syirik)…………. (QS, An-Nisa: 36)
Mu’adz bin Jabal r.a, menuturkan:
“Aku pernah dibonceng Nabi Muhammad SAW di atas seekor keledai. Lalu beliau bersabda: ‘hai Mu’adz, tahukah kamu apa hak Allah yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya dan apa hak para hamba yang pasti dipenuhi Allah?’. Aku menjawab?: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliaupun bersabda: “ Hak Allah yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya ialah supay amereka beribadah kepada-Nya saja dan tidak berbuat syirik sedikit pun kepada-Nya; sedangkan hak para hamba yang pasti dipenuhi Allah adalah bahwa Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak berbuat syirik sedikit pun kepada-Nya.” Aku bertanya: “ Ya Rasulullah, tidak perlukah aku menyampaikan kabar gembira inikepada orang-orang?” Beliau menjawab: “Janganlah kamu menympaikan kabar gembira ini kepada mereka, sehingga mereka nanti akan bersikap menyandarkan diri.” (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahih mereka)
Irmawan-Irmawati dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 151-153, Allah memerintahkan 10 (Sepuluh) Perintah untuk para hamba-Nya yang pertama Allah memerintahkan kepada hamba-Nya supaya Janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, dan masih banyak lagi Ayat yang melarang untuk menjauhi perbuatan syirik.
Irmawan-Irmawati ini baru sebagian kecil tentang penjelasan tentang Tauhid, masih banyak sekali ayat dan hadist yang shohih yang menjelaskan pembahasan ini. Mari kita bersama-sama memohon Taufiq Allah, karena Tauhid bukan sekedar untuk di mengerti dan dipahami saja, tetapi lebih daripada itu, yaitu: suatu sikap dan pandangan hidup tauhidi yang tercermin dalam keyakinan, tutur-kata dan amalan.
Hanya kepada Allah kita menghamba dan hanya kepada-Nya kita mohon perlindungan.
Semoga shalawat serta salam senantiasa dilimpahkan Allah kepada Nabi Muhammad, Keluarga dan para sahabatnya.
Nuun Wal Qalami Wamaa Yasthuruun .
assalamu'alaikum??
selamat datang di irul blogs, jangan lupa kasih comment ya!!
Senin, 22 Desember 2008
Langganan:
Postingan (Atom)


